BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Selasa, 05 Maret 2013

Beredar Bukti Yuni Shara Jebak Raffi Ahmad?



Saat Raffi Ahmad ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN), pada Minggu, 27 Januari lalu, nama Yuni Shara ikut terseret. Yuni dituding menjebak Raffi. Namun, tuduhan itu dibantah Yuni, dan mereda dengan sendirinya, karena adanya pengakuan wanita berinisial 'R', yang mengklaim menjebak Raffi. Kini, nama Yuni kembali mencuat, sebagai orang di balik penangkapan Raffi.

Tudingan itu disebabkan dengan beredarnya transkrip SMS, yang diduga antara Yuni dengan seorang petinggi polisi. Transkrip itu beredar pada saat sidang praperadilan Raffi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 5 Maret kemarin.

SMS itu menggunakan bahasa Jawa dan bahasa 'walikan' khas Malang. Awalnya, mereka membicarakan seorang laki-laki India bernama Rajiv. Dan si polisi bertanya, siapa Rajiv itu?

"Anak Malang-India, setiap hari ke rumah anak kecil ini (Raffi). Nama Anda sering dibawa-bawa. Nah kita kan kenal semua kalau di rumahnya itu markas segala macam," jawab wanita yang diduga Yuni, dalam bahasa Malang yang sudah diartikan. 

Polisi itu pun tertarik pada informasi itu. Ia lantas bertanya alamat rumah Raffi, yang dijawab dengan sangat detail oleh wanita tersebut. "SMS aja alamatnya. Nanti saya sikat pakai pasukan BNN. Saya sadap dulu," balas polisi tersebut.

Setelah mendapat kepastian, rumah Raffi akan digrebek, wanita itu pun mengucapkan terima kasih. "Terimakasih Mas. Saya nggak mau mama bolak-balik masuk RS mikirin saya yang dibeginikan sama anak ini. Makasih banget Mas," tulisnya dalam pesan singkat itu. 

Namun, saat ditanya pada pengacara Raffi, Hotma Sitompul, dirinya mengaku tak tahu menahu.

"SMS apalah itu, kita menyelesaikan secara hukum, kita akan menanggapi dengan masalah hukum," katanya. Ia mengaku tak terlalu kaget mendengarnya, karena rumor yang ada selama ini sudah semakin jelas dan terbuka. Sayangnya, Hotma tak ingin berbicara lebih detail soal rumor yang dimaksudnya. "Saya bicara hukum, nggak mau masuk ranah rumor," tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi mengenai transkipan pesan pendek itu, kuasa hukum Yuni, Minola Sebayang mengaku belum mengetahuinya. Namun, Minola menegaskan, apakah transkipan itu bisa dipertanggungjawabkan.

"Hati-hati penyadapan itu ilegal, jika memang benar ada, berani nggak yang menyebarkannya mempertanggungjawabkannya secara hukum?," tegasnya.

Sumber: viva.co.id

Berita Terkait :

Begini SMS Antara Yuni Shara dan Polisi Soal Raffi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar