BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA

Jika Anda Bisa Mengetik dan Akses Internet, Anda Sudah Memiliki Syarat yang Cukup Untuk Menghasilkan Uang dari Bisnis Tiket Pesawat Online

Rekan Netter ...

Prospek Bisnis online di bidang penjualan tiket pesawat masih sangat besar peluangnya, selama perusahaan penerbangan masih ada dan dunia pariwisata terus berkembang, bisnis tiket tiket pesawat masih layak untuk dipertimbangkan, hal yang perlu diperhatikan adalah menjamurnya pusat penjualan tiket dimana – mana, sehingga daya saing semakin tinggi, perlu suatu terobosan yang inovatif agar tetap bersaing sehat. Ini lah yang menjadi pertimbangan birotiket.com sehingga membuka peluang bisnis online menjadi biro tiket pesawat secara online dengan modal sedikit tetapi hasil yang sangat luar biasa..

KEUNTUNGAN APA SAJA YANG AKAN ANDA DAPATKAN ?

1. Proses reservasi / booking bisa dilakukan darimana saja dan kapan saja di seluruh wilayah Indonesia.

2. Data yang transparan langsung dari airline.

3. Proses reservasi langsung dilakukan dari sistem airline.

4. Anda bisa mencetak sendiri tiket anda dan penumpang anda bisa langsung terbang.

5. Pembayaran melalui transfer bank sehingga bisa lebih cepat dan akurat.

6. Anda bisa menjual kembali tiket tersebut kepada orang lain dengan harga pasar.

Selain beberapa keuntungan di atas, masih banyak lagi keuntungan yang akan anda dapatkan jika bergabung bersama kami, selengkapnya silahkan klik disini

Rabu, 26 Maret 2014

Dalam Tiga Tahun, Malaysia Airlines Merugi Rp 13,68 Triliun

Malaysia_Airlines_Boeing_777-200ER

Maskapai Malaysia Airlines ternyata sudah menderita kerugian dalam tiga tahun terakhir ini. Dalam tiga tahun, perusahaan milik BUMN Malaysia ini telah kehilangan 1,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 13,68 triliun (kurs 1 dollar AS = Rp 11.400). Tahun ini pun MAS diperkirakan bakal kembali mengalami kerugian.

Dari data Airline Weekly, pada 2013, Malaysia Airlines merupakan salah satu dari sedikit maskapai di dunia yang merugi dengan margin usaha minus 4 persen. Kondisi ini paling buruk dibanding seluruh maskapai di dunia. Padahal, maskapai di dunia pada tahun tersebut menikmati rata-rata keuntungan sebesar 5 persen.

Kondisi yang dialami MAS ini seperti dikutip dari Businessweek.com disebabkan oleh biaya operasi yang tinggi, jalur-jalur penerbangan yang tidak menguntungkan, dan persaingan dengan dua maskapai di Malaysia.

Masalah keuangan maskapai 67 tahun ini diperburuk dengan ekspansi yang dinilai terlalu bernafsu. Untuk menjaga pangsa pasar dan mengambil pasar premium di kawasan, tahun lalu MAS menambah 21 pesawat. Keputusan Malaysia Airlines untuk membeli pesawat raksasa A380 juga dikritik sebagai tindakan yang hanya membuang-buang uang.

Untuk mengurangi biaya operasi, maskapai ini melakukan efisiensi sehingga menimbulkan masalah dengan serikat perkerjanya. Selain itu, MAS juga menghentikan penerbangan jarak jauh, termasuk penerbangan ke Amerika Serikat, yang akan berhenti mulai bulan depan.

“Maskapai telah melakukan banyak hal. Namun, pada akhirnya pertumbuhan mereka yang lebih cepat dibanding masakapai lain ini ternyata tidak didukung oleh permintaan yang mendukung pertumbuhan tersebut,” ucap analis Airline Weekly, Seth Kaplan.

Namun, di tengah deraan kinerja keuangan yang buruk ini, Malaysia Airlines berhasil mempertahankan layanan yang berstandar tinggi. Maskapai yang dikuasai BUMN Malaysia, Khazanah Nasional, ini masih menjadi salah satu dari tujuh operator penerbangan yang diberikan rating tertinggi oleh Skytrax Airline, bersama antara lain Singapura Airlines dan Cathay Pacific.


Sumber: kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar